Pages

17 March 2011

Surat Dari Akhawat Palestina




Bismillahirrahmanir rahim
Saudari-saudariku para muslimah di Indonesia…
Aku sampaikan salam penghormatanku untuk kalian, salam penghormatan Islam yang agung:
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh,
Amma ba’du…

Kami adalah saudari-saudari muslimah kalian di Palestina. Kami tumbuh di medan ribath dan jihad. Dan kami selalu berusaha untuk berpegang teguh pada agama kami yang agung, serta mendidik anak-anak kami untuk itu. Karena berpegang teguh pada agama Islam adalah (satu-satunya) tali keselamatan, berdasarkan Firman Allah Ta’ala dalam Surah Ali Imran:
“Dan barang siapa yang menginginkan selain Islam sebagai agama, maka itu tidak akan diterima darinya, dan kelak di akhirat ia termasuk orang-orang yang merugi.”

Karena itu, kami selalu berusaha untuk komitmen dengan al-Qur’an dan keislaman kami. Dan seperti itu pula komitmen pemerintahan Islam kami untuk menumbuhkan sebuah generasi yang selalu menjaga al-Qur’an, serta melahirkan ribuan penghafal Kitabullah di setiap tahunnya.
Dari bumi Palestina,medan ribath ini, kami mengirimkan surat persaudaraan dari lubuk hati yang dipenuhi cinta kepada saudari-saudari kami di Indonesia.


Melalui surat ini, kami aturkan rasa terima kasih kepada semuanya atas sikap dan dukungan mereka untuk anak-anak bangsa Palestina kami.
Melalui surat ini juga, kami mendorong mereka untuk selalu mentarbiyah (membina) anak-anak mereka dengan tarbiyah Islamiyah dan komitmen dengan Syariat Allah; karena dalam itu semua terdapat pembinaan terhadap ruh dan jiwa, serta keteladanan terhadap akhlak Rasul kita yang mulia Shallallahu ‘ALaihi wa Sallam dan para sahabatnya yang mulia. Perhatikanlah sahabat mulia, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu ketika mengatakan:
“Janganlah seorang dari kalian meminta dari dirinya selain al-Qur’an. Sebab jika ia mencintai al-Qur’an dan mengaguminya, niscaya ia akan mencintai Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Namun jika membenci al-Qur’an, maka ia akan membenci Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.”

Karena itu, siapakah di antara kita yang dapat menerima dirinya atau anak-anaknya
menjadi orang yang benci kepada Allah dan Rasul-Nya yang kelak akan memberi syafaat
kepada kita di hari kiamat?

Itulah sebabnya, saya membisikkan ke telinga saudara-saudara kami tercinta, kaum muslimin di manapun berada: “Kalian harus terus mempelajari dan menghafalkan al-Qur’an, serta berpegang teguh dengan ajaran-ajaran Islam. Sebab sesungguhnya siapapun yang menginginkan kemuliaan dengan Islam, niscaya Allah akan memuliakannya. Namun siapa yang mencari kemuliaan dengan selain Islam, niscaya Allah akan menghinakannya.”

Semoga Allah selalu memberikan taufiq-Nya untuk kalian untuk
mengikuti apa saja yang dicintai dan diredhai-Nya.
Saudari-saudarimu, para muslimah yang sedang berjihad di bumi Palestina
Gaza, 29/6/2010.

kusza 07

assalamualaikum buat sahabat-sahabatku yang dirindui lagi dikasihi kerana Allah swt.

apa khabar iman kalian?? moga-moga kita semua berada dalam rahmat dan kasih sayang Allah.


mohon maaf kerana agak lama menyepi dari dunia blog ni disebabkan kekangan masa yang ada. sebenarnya minggu ni fatrah imtihan, jadi agak sibuk dengan buku yang tebal-tebal tu :)


hari ni, tiba2 rasa tersangat rindu dengan sahabat-sahabat di malaysia, lebih-lebih lagi yang dah 'walimah' tu, dan tak lupa juga untuk yang bakal 'berwalimah'. nanti tinggal la saya sorang diri disini =(


teringat masa di kusza dulu, kami agak rapat (kak anis, kak su, kak taqiyah, kak ngah dan saya (paling muda). kami berhq, iftar, rehlah, jogging, makan brsama-sama. sungguh manis kenangan itu. tapi sekarang masing-masing dah berkeluarga, semua dah ada tanggungjawab yang besar.



walimah kak anis & akhi hazimi
(tahniah umar al-fateh, nak dapat baby baru ^^)



walimah kak qb aka kak ngah & akhi naim
(im sorry tak dapat nak pergi kenduri kak ngah)


on the way ke pantai tok jembal :)



mereka berdua, kak su & kak taqiyah. miss u all~


saya rindu sangat-sangat dengan kenangan & kisah silam kita di bumi wakafan kusza. jazakumullah khairan kathira atas harga ukhuwah yang tidak ternilai ni.


p/s :
- banyak gambar saya di kusza hilang =(
- alhamdulillah, dah selesai imtihan 4 madah, riyadi, ulum quran, aqidah 3 & fiqh muamalat. lagi 2 akan menyusul.
- bulan 3 sungguh 'banyak program'. :)
- untuk sis M, moga dipermudahkan events 19/3 ni. (mesti tak best sebab tak de saya. hehe)

08 March 2011

Muhasabah



Risalah muhasabah ini dinukilkan dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah, semoga ianya memberi kebaikan kepada kita dalam merefleksi kehidupan kita selama ini.


36 kehidupan seharian sebagai muslim :

1. Apakah Anda selalu solat subuh berjama'ah di masjid setiap hari ?

2. Apakah Anda selalu menjaga Solat yang lima waktu di masjid ?

3. Apakah Anda hari ini membaca Al-Qur'an ?

4. Apakah Anda rutin membaca zikir setelah selesai melaksanakan Solat wajib ?

5. Apakah Anda selalu menjaga Solat sunnah Rawatib sebelum dan sesudah Solat wajib ?

6. Apakah Anda (hari ini) Khusyu dalam Solat, menghayati apa yang Anda baca ?

7. Apakah Anda (hari ini) mengingat Mati dan Kubur ?

8. Apakah Anda (hari ini) mengingat hari Kiamat, segala peristiwa dan kedahsyatannya ?

9. Apakah Anda telah memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala sebanyak tiga kali, agar memasukkan Anda ke dalam Syurga ? Maka sesungguhnya barang siapa yang memohon demikian, Syurga berkata : "Wahai Allah SWT. masukkanlah ia ke dalam Syurga".

10. Apakah Anda telah meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali ? Maka sesungguhnya barangsiapa yang berbuat demikian, neraka berkata : "Wahai Allah peliharalah dia dari api neraka". (Berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang artinya : "Barangsiapa yang memohon Syurga kepada Allah sebanyak tiga kali, Syurga berkata : "Wahai Allah masukkanlah ia ke dalam Syurga. Dan barangsiapa yang meminta perlindungan kepada Allah agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali, neraka berkata : "Wahai Allah selamatkanlah ia dari neraka". (Hadits Riwayat Tirmidzi dan di sahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami No. 911. Jilid 6).

11. Apakah Anda (hari ini) membaca hadith Rasulullah SAW?

12. Apakah Anda pernah berfikir untuk menjauhi teman-teman yang tidak baik ?

13. Apakah Anda telah berusaha untuk menghindari banyak tertawa dan bergurau ?

14. Apakah Anda (hari ini) menangis kerana takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala ?

15. Apakah Anda selalu membaca Dzikir pagi dan petang hari ?

16. Apakah Anda (hari ini) telah memohon ampunan kepada Allah SAW atas dosa-dosa (yang engkau telah perbuat) ?

17. Apakah Anda telah memohon kepada Allah SWT dengan benar untuk mati Syahid ? Kerana sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda yang ertinya : "Barangsiapa yang memohon kepada Allah SWT dengan benar untuk mati syahid, maka Allah SWT akan memberikan kedudukan sebagai syuhada meskipun ia meninggal di atas tempat tidur". (Hadits Riwayat Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam shahihnya, Al-Hakim dan ia mensahihkannya).

18. Apakah Anda telah berdo'a kepada Allah SWT agar ia menetapkan hati Anda atas agama-Nya ?

19. Apakah Anda telah mengambil kesempatan untuk berdo'a kepada Allah SWT di waktu-waktu yang mustajab?

20. Apakah Anda telah membeli buku-buku agama Islam untuk memahami agama ? (Tentu dengan memilih buku-buku yang sesuai dengan pemahaman yang difahami oleh para Sahabat Nabi SAW, kerana banyak juga buku-buku Islam yang tersebar di pasaran justru merosakan kefahaman Islam yang benar).

21. Apakah Anda telah memintakan ampunan kepada Allah SWT untuk saudara-saudara mukminin dan mukminah ? Kerana setiap mendo'akan mereka Anda akan mendapat kebajikan pula.

22. Apakah Anda telah memuji Allah SWT (dan bersyukur kepada-Nya) atas nikmat Islam ?

23. Apakah Anda telah memuji Allah SWT atas nikmat mata, telinga, hati dan segala nikmat lainnya ?

24. Apakah Anda hari ini telah bersedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang memerlukannya ?

25. Apakah Anda dapat menahan marah yang disebabkan urusan peribadi, dan berusaha untuk marah kerana Allah SWT saja ?

26. Apakah Anda telah menjauhi sikap sombong dan membanggakan diri sendiri ?

27. Apakah Anda telah mengunjungi saudara seagama, ikhlas krn Allah SWT ?

28. Apakah Anda telah menda'wahi keluarga, saudara-saudara, tetangga, dan siapa saja yang ada hubungannya dengan diri Anda ?

29. Apakah Anda termasuk orang yang berbakti kepada orang tua ?

30. Apakah Anda mengucapkan "Innaa Lillahi wa innaa ilaihi raji'uun" jika mendapatkan musibah ?

31. Apakah Anda hari ini mengucapkan do'a ini : "Allahumma inii a'uudubika an usyrika bika wa anaa a'lamu wastagfiruka limaa la'alamu = Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan Engkau sedangkan aku mengetahui, dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa-apa yang tidak aku ketahui". Barangsiapa yang mengucapkan yang demikian, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan menghilangkan darinya syirik besar dan syirik kecil. (Lihat Shahih Al-Jami' No. 3625).

32. Apakah Anda berbuat baik kepada tetangga ?

33. Apakah Anda telah membersihkan hati dari sombong, riya, hasad, dan dengki ?

34. Apakah Anda telah membersihkan lisan dari dusta, mengumpat, mengadu domba, berdebat dan berbuat serta berkata-kata yang tidak ada manfaatnya ?

35. Apakah Anda takut kepada Allah SWT dalam hal rezeki, makanan dan minuman, serta pakaian ?

36. Apakah Anda selalu bertaubat kepada Allah SWT dengan taubat yang sebenar-benarnya di segala waktu atas segala dosa dan kesalahan ?


Tundukkanlah pandanganmu, pandanglah wajah hatimu, tariklah nafasmu sedalam-dalamnya, apakah 36 senarai di atas mendepani hidupmu. Ya Allah! Ternyata kami telah menzalimi diri kami sendiri, maka ampunilah kami!


Selama ini kita banyak bersukaria dengan kehidupan dan jarang melakukan intropreksi diri dengan ikhlas. Kita banyak tidur dan bermain.


Salah seorang ahli ibadah berkata: Aku mendatangi Ibrahim bin Adham lalu aku mendapatinya telah menunaikan solat isyak, kemudian aku duduk memerhatikannya, lalu dia menyelimuti dirinya dengan sehelai jaket kemudian berbaring tanpa bergerak sama sekali semalam suntuk hingga terbit fajar dan dikumandangkan azan untuk solat subuh tetapi dia tidak berwuduk. Hal ini mengusik dadaku lalu aku berkata kepadanya. “Semoga Allah melimpahkan rahmat kepadamu, engkau telah tidur semalam suntuk dengan berbaring tetapi engkau tidak berwuduk lagi.” Ibrahim bin Adham menjawab “Selama semalam suntuk tadi kadang-kadang aku berkeliling di taman-taman syurga dan kadang-kadang di lembah-lembah neraka. Apakah keadaan seperti itu tidur?

Begitulah kehidupan seorang ulama yang zuhud, hidupnya berfikir dan merenung antara nikmat syurga dan azab neraka.


Semoga hari ini lebih baik dari semalam. Semoga diri ini kembali kepada fitrahnya iaitu membersihkan hati dari segala karat-karat “jahiliyah”, kehidupan yang merosakan keimanan kita kepada Allah SWT.

(sumber : Abu Ridhwan Ktd)


~peringatan buat diri yang selalu alpa dan leka. ayuh, kita koreksi diri!!



06 March 2011

jom ke TUNAS!!~

TUNAS '11







sekitar gambar Kem Anak Soleh (KAS '10)


perbarisan pagi


check point


bincang ape la tu adik2 ni~


naim kena mintak maaf


hafal nasyid tema




isi biodata sahabat :)


peserta putera time makan~


solat berjemaah


abang2 fc & adik2 peserta


taklimat sebelum kayak


my dad aka pak cik zahari ^^


rai, acik (my lil sis) & syahirah


best tu!!


mangsa lemas time kayak (^_^)


modul apakah ini??


persembahan adik2 puteri


khusyuk belaka tengok :)


edisi zekrayat : fc, urusetia & adik2 putera


fc, urusetia & adik2 puteri


jamuan meraikan team KAS '10
( team syabab)


team akhawat
(agak sedih sebab tidak dijemput)


jom adik-adik, kita semua ke TUNAS, tak rugi inshaAllah
esp adik2 SRIQ!!!~



buat team TUNAS '11,
mOga Allah bantu & mudahkan urusan2 kerja kalian inshaAllah.


tembakan dOa dari jauh untuk kalian ^^



04 March 2011

Berkelana itu Indah


saya dedikasikan kepada sahabat2 saya yang berada di oversea. Dan semua anak2 perantauan yang berkelana di bumi asing menimba ilmu pengetahuan . Semoga antum menikmati syair ini!


بسم الله الرحمن الرحيم
من ديوان الامام الشافعي رحمه الله


ما في المقامِ لذي عقلٍ وذي أدبِ
Menetap di satu tempat bagi orang cerdik dan bertamadun itu tidaklah


مِنْ رَاحَة ٍ فَدعِ الأَوْطَانَ واغْتَرِبِ
Dianggap sebagai suatu kerehatan /sesuatu yang menyenangkannya.
Justeru tinggalkanlah tanah airmu dan mengembaralah!


سافر تجد عوضاً عمَّن تفارقهُ
pergilah musafir, engkau pasti dapat pengganti
sesiapa yang kau tinggalkan



وَانْصِبْ فَإنَّ لَذِيذَ الْعَيْشِ فِي النَّصَبِ
Dan berusahalah, kerana kelazatan hidup itu adalah apabila bersusah-payah
Aku melihat bahawa air yang berhenti mengalir/ bertakung itu akan merosakkannya (jadi tidak bersih)


إِنْ سَاحَ طَابَ وَإنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ
Jika terus mengalir eloklah ia, sekiranya tidak mengalir, itu tidak baik baginya
(akan tercemar)


والأسدُ لولا فراقُ الأرض ما افترست
Singa sekiranya tidak keluar daripada kepompong dunianya, nescaya tidak akan
mendapat mangsanya


والسَّهمُ لولا فراقُ القوسِ لم يصب
Dan anak panah, kalau tidak berpisah daripada busurnya,
nescaya tidak akan mengenai sasarannya


والشمس لو وقفت في الفلكِ دائمة
Matahari sekiranya terhenti, tidak berganjak daripada orbitnya selama-lamanya
(sentiasa siang kerana matahari tidak terbenam)


لَمَلَّهَا النَّاسُ مِنْ عُجْمٍ وَمِنَ عَرَبِ
Nescaya akan bosanlah seluruh manusia, tidak kira Arab mahupun ‘Ajam (non-arab)


والتَّبْرَ كالتُّرْبَ مُلْقَى في أَمَاكِنِهِ
Emas hitam (dalam tanah lombong) adalah sama seperti ketulan tanah biasa,
sekiranya dibiarkan di tempatnya (tidak dikeluarkan)


والعودُ في أرضه نوعً من الحطب
Dan kayu ‘aud (dibuat minyak wangi/gaharu) sekiranya kekal di tanah, maka samalah seperti kayu biasa

فإن تغرَّب هذا عزَّ مطلبهُ
Jika (kayu ‘aud) ini dikeluarkan, maka hebat dan tinggilah permintaannya


وإنْ تَغَرَّبَ ذَاكَ عَزَّ كالذَّهَبِ
Dan jika (emas hitam) itu dikeluarkan, maka hebatlah ia sebagai emas





p/s : kredit to kak amnani akhili!~



15 February 2011

Untukmu Rasulullah




syafaatkan kami ya Rasulullah.

Salam Maulidur Rasul (",)



Nafas Baru 1


SYAKWA

Dunia gelap dan gelita
Yang kuasa hanya patung dan berhala
Buatan tangan sipenyembahnya
Daripada kayu dan batu

Filsafat Yunani tak berpengaruh lagi
Hukum Rumawi telah bangkrap dan rugi
Hikmat benua China telah padam lena

Tetapi bahu Muslimin kuat
Telah membungkar kejahilan di seluruh jagat
Telah memancarkan sinar baru, Tauhid dan Ijtihad

Diwaktu itu
Kebun kebun alam telah kehilangan nyanyi
Dan kembang tidak lagi menyebarkan harumnya
Kalau ada angin menderu, hanyalah pancaroba
Kalau suara terdengar hanyalah suara dan guruh tuhur

Sampai datang utusan Allah di negeri Mekah itu
Dia adalah ummi - telah mengajar isi bumi
Akan erti kehidupan langit
Dia telah menunjukkan pada isi alam
Apa ertinya fana’ dalam menuju yang baqa

Maka kamilah yang harum dalam kebun itu
Kami hapuskan tanda kegelapan malam
Dengan sinar cahaya subuh
Sehingga Iman kami telah laksana kegilaan dan
orang yang asyik
Kami hadapi seluruh kemanusiaan, dengan Nur Mu
Dalam saat yang singkat, alam melonjak
Untuk mengenal Kebenaran, Cahaya dan Keindahan

Dunia dikala itu telah penuh oleh berbagai bangsa dan kerajaan
Lalu kami kibarkan bendera Tauhid
Kami kumpulkan segala anak manusia dan turunannya
Dalam satu ikatan perjanjian;
Percaya akan diKau, mentauhidkan Engkau
Kami perbaiki yang rosak, kami tegakkan yang condong
Kami pun berjuang di darat dan di laut
Menggetar suara azan kami ditempat-tempat penyembahan di Eropah
Berbekas sujud kening kami dipasir Sahara Afrika
Kami tidak takut pada Kaisar, atau kekuasaan adikara
Atau kemarahan raja-raja
Kami perdengarkan kepada alam, seluruhnya
Kalimat Tauhid

Namun kini
Tidak ada lagi kekayaan kami yang tinggal, Ya Rabbi
Kecuali satu, iaitu kemiskinan
Tidak ada lagi kekuatan kami yang tinggal, Ya Rabbi
Kecuali satu, iaitu kelemahan;

Padahal jika Muslim tidak ada lagi di dunia
Dunia itu sendiri pun akan sirna
Kami memohon Baqa didunia ini
Kerana ingin Fana, dalam cinta akan diKau

Kesetiaan Siddiq, keadilan Umar dan musyhaf Othman
Taqwa Ali dan kejujuran Salman
Keindahan suara Bilal di dalam azan
Semuanya masih tetap kami simpan
Di dalam keteguhan Iman dan penyerahan yang bulat

Bangunkanlah kami kembali Ya Rabbi
Bagai suara genta yang pertama kali
Terangilah hati siasyik ini dengan hembusan Iman
Bakar habis cintakan dunia
Dengan cetusan api cinta Mu


Nafas Baru 2


JAWABI

Telah kami hamparkan tikar kurnia
Tapi, siapakah yang datang bertanya?
Telah kami rentangkan jalan raya kemuliaan
Tapi, siapakah yang bersegera untuk melaluinya
Sungguh cahayanya telah kami pancarkan bersama kilaunya
Tetapi permata tidak menyambut sari cahaya dirinya
Seakan akan sejemput tanah ini,
Tidak terjadi dari tanah Insaniah yang pertama


Benarkah kamu telah bersedia dizaman baru
Menjadi Abid Allah tentera Muhammad
Dan menjadi permata berlian menyinar cahaya kebenaran

Sedangkan pelupuk mata mu telah berat
Buat menyambut cahaya subuh dengan takbir
Seakan-akan jiwamu turut tidur bersama pelupuknya

Apakah bezanya terang siang dengan gelap malam
Bagi orang yang berdengkur ditengahhari?

Apakah bezanya Ramadhan menjelang
Bagi jiwa yang tidak dimerdekakan

Jika tidak terbentang suasana indah di langit
Maka bulan pun tidaklah sanggup memancarkan keindahannya


Lihatlah Masjid Allah,
Siapa yang meramaikannya
Kalau bukan orang-orang miskin

Kemana menghilangnya alunan Zikir
Kemana perginya Tahmid dan Takbir

Adapun yang kaya mabuk dalam kelalaian dan menolak seruan
Kekuatan semangat tidak ada lagi
Dalam susunan katamu yang telah basi
Ajaran yang diberi tidak lagi menarik hati

Kalaulah tidak ruh Bilal yang masih ada di dalamnya
Azan itu sendiri pun telah kehilangan keindahannya

Masjid mu telah mati kerana kekurangan saf-saf
Mihrab mu terbiar kerana kematian Iman
Mimbarmu berlumut dan menimbulkan jemu


Tatapilah rumahmu
Penuh dengan alat kebanggaan
Dengan pangkat dan gelar-gelar,
Tun, tan sri, dato’ dan lainnya
Namun aku tak berjumpa Muslim didalamnya


Aku harapkan pemuda inilah yang akan sanggup!
membangunkan zaman yang baru
Memperbaharu kekuatan Iman
Menyalakan pelita hidayah
Menyebarkan ajaran Khatimul Anbiya
Agar cahaya ini kembali bersinar
Dan permata menyambut serinya


Hai orang yang mengadu
janganlah mengeluh sedih, janganlah menangis sedu,
melihat lengang kebun cahayamu
Kerana pagi telah terhampar bersih
Dan kembang-kembang telah menyebarkan harumnya
kumbang dan lebah telah mulai berdengung mengedar

dimulut kuntum, tak kah kau lihat langit,
alangkah jernihnya, tak kah kau lihat ufuk,
Bukankan Rabbmu pernah menjanjikan
Hari yang baru telah pasti datang
dan mentari akan hadir dengan cahaya gemilang.

Dan pandang pulalah ke bumi
tidakkah engkau lihat satu kaum memetik buah
Banyak pula pohon kurma yang telah tiba masa berbuah
Dan benih-benih yang baru bergerak di pelipis bumi,
Memecahkan sendiri tempurungnya,
Melonjakkan tunas untuk menggapai cahayanya
Setelah disiram dengan kebenaran dan dibajai dengan Iman
Dia akan tumbuh dan subur menyeri alam
dan dunia mendapat nafas baru di bawah naungan cahaya semalam


04 February 2011

fasal thani


inshaAllah ahad ni, 6/2/2011 bermula lah kuliyah bagi fasal thani,
fasal yang ke dua saya di jamiah mu'tah.


inshaAllah fasal ni saya ambik 6 madah~

1) ulum quran

2) aqidah 3

3) ahadis ahkam

4) fiqh muamalat

5) mabadi' tarbiyyah riyadiyah

6) tarbiyyah wathoniah


~hajatkan doa dari kalian semoga dipermudahkan segalanya inshaAllah~



kuliyah syariah, tempatku menimba ilmu~


bersama kak aishah jundullah (2 dari kiri), dah khirrij~